Kamis, 17 Juli 2014

Bahan yg digunakan

Jenis Bahan

Berikut adalah informasi berbagai jenis bahan untuk memudahkan dalam hal pemesanan



1. Kain Chiffon atau Kain sifon  merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau  rayon. Kain sifon  ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Kain Chiffon atau sifon  cocok digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam.
Untuk jenis Chiffon termahal adalah jenis sutra sifon. Karena sutra sifon terbuat dari serat alami, itu cenderung lebih mahal daripada sintetis, dan perlu pemeliharaan dan pencucian khusus agar awet. Serat alam lain yang digunakan adalah kapas (sifon katun),tetapi hanya menghasilkan kain lebih matte dan kurang ringan.
Bahan kain sifon sendiri paling banyak menggunakan bahan sintetis, karena bahan sintetis untuk pewarnaan sangat baik, untuk proses pembuatan juga relatif lebih mudah, dan bahan sintetis cenderung lebih kokoh.
Dalam pakaian resmi, kain sifon sering digunakan sebagai lapisan di atas kain lebih buram. Kain mengambang di atas, menambahkan kilau dan tekstur untuk gaun. Kain sifon ini juga digunakan untuk atasan, rok, dan gaun serta syal, ikat pinggang, dan aksen.
Ketika menjahit kain sifon, para penjahit sering melapisi dengan kertas tisu diantara kain. Penggunaan kerta tisu ini untuk membatu menjaga kain tetap pada posisinya. Setelah selesai dijahit kertas tisu bisa dirobek dengan hati-hati.

2. Kain Sutra merupakan salah satu jenis kain yang paling diminati oleh para wanita. Harganya yang mahal sebanding dengan kenyamanan serta kemewahan yang bisa diperoleh dari kain yang satu ini. Sutra atau sutera merupakan serat protein alami yang dapat ditenun menjadi tekstil. Terlebih dahulu kepompong tersebut melewati beberapa proses, hingga menjadi benang dan jalinan kain. Jenis sutra yang paling umum adalah sutra dari kepompong yang dihasilkan larva ulat sutra murbei (Bombyx mori) yang diternak (peternakan ulat itu disebut serikultur). Sutra bertekstur mulus, lembut, namun tidak licin. Kilauan sutra berasal dari struktur seperti prisma segitiga dalam serat tersebut. Sutra termasuk dalam jenis kain yang berasal dari Animal Textiles

3. Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing.


Kain Chiffon atau Kain sifon  merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. - See more at: http://bahankain.com/2013/06/11/mengenal-kain-sifon-atau-chiffon/#sthash.4O7JQhfp.dpuf
Kain Chiffon atau Kain sifon  merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. Kain sifon  ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Kain Chiffon atau sifon  cocok digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam.
Untuk jenis Chiffon termahal adalah jenis sutra sifon. Karena sutra sifon terbuat dari serat alami, itu cenderung lebih mahal daripada sintetis, dan perlu pemeliharaan dan pencucian khusus agar awet. Serat alam lain yang digunakan adalah kapas (sifon katun),tetapi hanya menghasilkan kain lebih matte dan kurang ringan.
Bahan kain sifon sendiri paling banyak menggunakan bahan sintetis, karena bahan sintetis untuk pewarnaan sangat baik, untuk proses pembuatan juga relatif lebih mudah, dan bahan sintetis cenderung lebih kokoh.
- See more at: http://bahankain.com/2013/06/11/mengenal-kain-sifon-atau-chiffon/#sthash.4O7JQhfp.dpuf
Kain Chiffon atau Kain sifon  merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. Kain sifon  ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Kain Chiffon atau sifon  cocok digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam.
Untuk jenis Chiffon termahal adalah jenis sutra sifon. Karena sutra sifon terbuat dari serat alami, itu cenderung lebih mahal daripada sintetis, dan perlu pemeliharaan dan pencucian khusus agar awet. Serat alam lain yang digunakan adalah kapas (sifon katun),tetapi hanya menghasilkan kain lebih matte dan kurang ringan.
Bahan kain sifon sendiri paling banyak menggunakan bahan sintetis, karena bahan sintetis untuk pewarnaan sangat baik, untuk proses pembuatan juga relatif lebih mudah, dan bahan sintetis cenderung lebih kokoh.
Dalam pakaian resmi, kain sifon sering digunakan sebagai lapisan di atas kain lebih buram. Kain mengambang di atas, menambahkan kilau dan tekstur untuk gaun. Kain sifon ini juga digunakan untuk atasan, rok, dan gaun serta syal, ikat pinggang, dan aksen.
Ketika menjahit kain sifon, para penjahit sering melapisi dengan kertas tisu diantara kain. Penggunaan kerta tisu ini untuk membatu menjaga kain tetap pada posisinya. Setelah selesai dijahit kertas tisu bisa dirobek dengan hati-hati.
- See more at: http://bahankain.com/2013/06/11/mengenal-kain-sifon-atau-chiffon/#sthash.4O7JQhfp.dpuf
Kain Chiffon atau Kain sifon  merupakan kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. Kain sifon  ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Kain Chiffon atau sifon  cocok digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam.
Untuk jenis Chiffon termahal adalah jenis sutra sifon. Karena sutra sifon terbuat dari serat alami, itu cenderung lebih mahal daripada sintetis, dan perlu pemeliharaan dan pencucian khusus agar awet. Serat alam lain yang digunakan adalah kapas (sifon katun),tetapi hanya menghasilkan kain lebih matte dan kurang ringan.
Bahan kain sifon sendiri paling banyak menggunakan bahan sintetis, karena bahan sintetis untuk pewarnaan sangat baik, untuk proses pembuatan juga relatif lebih mudah, dan bahan sintetis cenderung lebih kokoh.
Dalam pakaian resmi, kain sifon sering digunakan sebagai lapisan di atas kain lebih buram. Kain mengambang di atas, menambahkan kilau dan tekstur untuk gaun. Kain sifon ini juga digunakan untuk atasan, rok, dan gaun serta syal, ikat pinggang, dan aksen.
Ketika menjahit kain sifon, para penjahit sering melapisi dengan kertas tisu diantara kain. Penggunaan kerta tisu ini untuk membatu menjaga kain tetap pada posisinya. Setelah selesai dijahit kertas tisu bisa dirobek dengan hati-hati.
- See more at: http://bahankain.com/2013/06/11/mengenal-kain-sifon-atau-chiffon/#sthash.4O7JQhfp.dpuf

Tidak ada komentar:

Posting Komentar